Diberdayakan oleh Blogger.

Tampilkan postingan dengan label MENGATASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MENGATASI. Tampilkan semua postingan

Mengatasi Rambut Pecah-Pecah


Salah satu masalah yang paling sering dialami wanita terutama yang berambut panjang, adalah ujung rambut pecah-pecah. Sebenarnya hal ini bukanlah masalah serius yang tak bisa diatasi. Berikut tips-tipsnya:

  1. Melakukan perawatan dengan conditioner atau cream
    Perawatan dengan cara ini jika dilakukan seminggu sekali cukup membantu jika rambut Anda rapuh dan cenderung pecah karena hair dryer atau akibat proses pelurusan dan pengeritingan.
  2. Perawatan Trim
    Trim rutin rambut Anda setiap 8-12 minggu, jika rambut Anda panjang, atau 6 minggu sekali untuk rambut yang pendek. Potong bagian ujung rambut yang pecah-pecah dengan model layer Model ini bisa menghilangkan rambut yang pecah-pecah tanpa Anda harus kehilangan sebagian besar rambut.
  3. Hindari hair dryer
    Hindariterlalu sering mengeringkan dengan hair dryer, menyikat atau menyisir rambut.
  4. Sikat rambut berkualitas
  5. Pakailah sikat rambut atau sisir rambut berkualitas bagus. Janganlah pakai sisir yang sudah hilang beberapa gigi-giginya.

Selanjutnya silahkan baca artikel tentang Bank Mandiri Bank Terbaik di Indonesia yang berhubungan dengan berita yang terkini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MENGATASI BATUK DENGAN RAMUAN HERBAL



Batuk bukan merupakan gangguan tersendiri, keberadaaannya seringkali merupakan gejala adanya penyakit lain, yang paling sering adalah karena infeksi saluran pernafasan atas seperti flu dan pilek. Selain itu, juga dapat disebabkan adanya penyakit bronkhitis, sinusitis, asma, alergi, radang paru-paru, TBC paru, dan lain-lain. Gangguan batuk sering timbul pada saat pergantian musim (pancaroba) atau pada musim hujan dan cuaca dingin. Hal ini karena virus dan bakteri lebih tahan pada suhu yang dingin. Selain itu, pada saat musim pancaroba kekebalan tubuh kita juga cenderung menurun sehingga mudah terkena serangan virus dan bakteri penyebab batuk, flu dan pilek.

Batuk biasanya dibedakan menjadi dua jenis yaitu batuk yang produktif atau mengeluarkan dahak serta batuk yang tidak produktif atau batuk kering. Kedua jenis batuk tersebut dapat bersifat akut atau kronis. Batuk akut adalah batuk yang berlangsung kurang dari 3 minggu, dan terjadi dalam 1 episode. Batuk jenis ini biasanya timbul secara tiba-tiba dan seringkali disebabkan oleh flu, pilek, sinusitis atau alergi. Sedangkan batuk kronis adalah batuk yang terjadi lebih dari 3 minggu, biasanya disebabkan oleh penyakit bronkhitis, asma, TBC paru, atau batuk rejan .

Seringkali dalam pengobatan batuk banyak orang yang minum obat antibiotik tanpa resep dokter. Padahal apabila batuk tersebut disebabkan oleh virus seperti batuk influenza, pemberian antibiotik akan sia-sia karena antibiotik tidak dapat membunuh virus. Atibiotik berkhasiat membunuh kuman/bakteri jadi hanya digunakan apabila batuk disebabkan oleh infeksi bakteri. Pemberian antibiotik yang sembarangan tersebut dapat menyebabkan tubuh lama kelamaan akan kebal/resisten terhadap antibiotik dan sistem immun menjadi menurun.

Batuk sering dianggap kebanyakan orang sebagai gangguan yang ringan dan bisa berhenti sendiri, padahal bukan tidak mungkin merupakan gejala adanya penyakit yang lebih serius. Waspadailah apabila batuk berkepanjangan, disertai dengan suhu tubuh tinggi atau mengeluarkan dahak yang berwarna kuning kehijauan yang menandakan adanya infeksi sekunder, disertai keringat dingin pada malam hari (gejala TBC paru), dan batuk berdarah yang mengindikasikan adanya luka atau infeksi dalam tubuh. Melalui percikan batuk, mikrobia patogen penyebab infeksi dapat tersebar dan menularkan penyakitnya pada orang lain. Oleh karena itu, pada saat terserang batuk sebaiknya menggunakan masker untuk menghindari penularan pada orang lain.

Untuk menghindari datangnya batuk atau mencegah agar tidak semakin parah dan mempercepat penyembuhannya, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan :
* menghentikan kebiasaan merokok dan jauhi asap rokok dari orang lain.
* Jika mudah alergi, hindari hal-hal yang dapat memicunya seperti debu, bulu binatang, asap, dan jangan menggunakan kipas angin
* Hindari makanan yang digoreng/berminyak, manis, pedas, minuman dingin/es, kafein dan alkohol.
* Konsumsikan makanan yang bergizi dan seimbang untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
* Minum minuman panas seperti teh jahe atau jeruk panas untuk membantu melegakan tenggorokan. Hirup uap panas dari wadah yang berisi air panas/mendidih.
* Istirahat dan tidur yang cukup.
Herbal yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi batuk diantaranya bersifat menghangatkan dan mempunyai efek/khasiat meredakan batuk (antitussive), peluruh dahak (expectorant), penurun panas (antipiretik), anti-infeksi, antiradang (anti-inflamasi), dan merangsang imunitas/daya tahan tubuh (imunostimulator).
Berikut beberapa tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi batuk .
1.Daun sirih (Piper betle L.)
Khasiat : menghentikan batuk (anti-tussive), mengurangi peradangan, antiseptik, antijamur, menghilangkan gatal.
2.Jahe (Zingiber officinale Rosc.)
Khasiat : menghangatkan pernafasan, peluruh dahak, antiradang. Untuk batuk karena flu, pilek dan masuk angin.
3.Kencur (Kaempferia galanga L.)
Khasiat : peluruh dahak, meredakan batuk.
4.Kulit Jeruk Mandarin (Citrus nobilis Lour.)
Khasiat : peluruh dahak, antiasma
5.Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.)
Khasiat : antiradang, anti-infeksi, menurunkan panas, analgetik, menetralkan material toksik/racun, merangsang imunitas tubuh. untuk batuk flu, bronkhitis, TBC paru, radang paru, batuk rejan
6.Pegagan (Centella asiatica Urb.)
Khasiat : anti-infeksi, antibakteri, menurunkan panas, menetralkan materal toksik. untuk batuk flu, bronkhitis, flek paru, radang paru, batuk rejan
7.Daun Saga (Abrus precatorius L.)
Khasiat : antiradang, menurunkan panas.
8.Umbi bunga lili/pahap (Lilium sp.)
Khasiat : meredakan batuk, antihistamin, meredakan asma, batuk darah.
9.Daun Mentha (Mentha sp)
Khasiat : meredakan batuk, peluruh dahak.
10.Jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle.)
Khasiat : meredakan batuk, peluruh dahak, antioksidan.
Berikut beberapa contoh ramuan herbal untuk membantu mengatasi batuk.
* 10 gram jahe + 10 gram kulit jeruk mandarin kering + 10 gram daun mentha + 20 gram kencur, dicuci bersih dan diiris-iris, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, setelah hangat disaring, tambahkan air perasan jeruk nipis dan madu, diminum. (untuk batuk berdahak, batuk pilek, flu, masuk angin, melegakan tenggorokan)
* 30 gram pegagan segar + 15 gram daun saga segar, dicuci bersih, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan gula batu secukupnya, diminum 2 kali sehari, masing-masing 150 cc. (untuk batuk kering, batuk darah, bronkhitis akut, demam, sakit tenggorokan)
* 7-10 lembar daun sirih dan 2 siung bawang putih, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan madu atau gula batu, diminum 2 kali sehari. (untuk batuk disertai gatal tenggorokan, bronkhitis akut)
* 10-15 gam sambiloto kering + 30 gram umbi bunga lili/pahap + 15 gram pegagan kering, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan madu secukupnya, diminum 2-3 kali sehari. (untuk TBC paru disertai batuk dan batuk darah, bronkhitis, batuk rejan, radang paru)
* catatan : pilih salah satu resep yang sesuai. Disarankan tetap konsultasi ke dokter terutama bila batuk berkepanjangan atau serius.
Sumber: hembing

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mengatasi Tumit Pecah-pecah


Bila tumit yang pecah-pecah memang sangat mengganggu penampilan Anda. Mungkin Anda sudah tahu bahwa ‘gangguan’ tersebut bisa diatasi dengan cara menggosoknya memakai batu apung. Namun bagian yang tersulit adalah mempertahankannya agar tidak pecah-pecah lagi. Ada rahasia agar tumit Anda tidak lagi tampak bak parutan. Cobalah Anda ikuti langkah-langkah berikut ini.

Yang pertama adalah merendam kaki Anda dengan air suam-suam kaku.
Gosoklah kaki Anda secara perlahan dengan batu apung atau penggosok khusus untuk tumit kaki.
Lalu angkat dan keringkan kaki dengan handuk.

Selanjutnya Anda usaplah krim untuk melembabkan kaki terutama pada bagian yang pecah-pecah. Bila keadaannya sudah parah maka Anda bisa menggunakan krim khusus untuk tumit pecah-pecah dan Anda bisa dapat di apotik terdekat. Cobalah untuk mengenakan kaus kaki saat tidur agar kelembapannya terjaga.

Satu hal yang juga tidak kalah penting sebaiknya hindari pemakaian sepatu dengan tumit terbuka karena bisa membuat tumit Anda menjadi kering. Selama masa “penyembuhan” sebaiknya Anda gunakan dulu sepatu model tertutup seperti loafer. Atau Anda kenakan kaos kaki supaya kelembaban pada area tersebut tetap terjaga.

Jadi mulailah untuk merawat dan menjaga kesehatan kaki Anda agar penampilan Anda lebih cantik.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS