Diberdayakan oleh Blogger.

Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan

Rupiah Melorot Lagi. Ada Apa Ini?



Zona Info - Masih turunnya nilai tukar yen dan masih adanya respon negatif terhadap rilis data-data ekonomi Indonesia sebelumnya membawa rupiah kian terperosok.

Rupiah pada posisi terakhir berada pada Rp 11.806 per dollar AS. Rupiah melanjutkan pelemahan setelah sebelumnya berada pada Rp 11.740 per dollar AS. (Kurs Tengah BI)

Reza Priyambada, kepala Riset Trust Securitas mengatakan selain melemahnya mata uang negara berkembang ada juga tren pelemahan terhadap  laju euro.

Tren laju euro juga masih melemah setelah tidak banyak rilis indeks manufaktur di Zona Euro yang menguat. Diantaranya Inggris, Jerman, dan Uni Eropa mengalami pertumbuhan indeks manufaktur yang melambat.

"Pelemahan ini membuat memburu mata uang asing seperti dollar AS, akibatnya rupiah melemah ketimbang posisi sebelumnya," katanya di Jakarta, Rabu (3/6/2014).

Pelemahan rupiah karena didorong atas peningkatan permintaan akan dollar AS karena meningkatnya pembayaran dividen dan impor barang yang turut memberikan respon negatif.

Penulis: arif wicaksono
Editor: Hendra Gunawan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cara Orang Terkaya di Afrika Melawan Boko Haram

Zona Info - Aliko Dangote, orang terkaya di Afrika akan berinvestasi sebesar 2,3 miliar dolar Amerika atau sekira Rp26,4 triliun di sektor produksi beras dan gula di Nigeria. Langkah itu dilakukan untuk melawan kemiskinan dan juga kekerasan yang masih sering terjadi di negara itu.



Menurut Dangote, Nigeria masih memerlukan banyak lapangan kerja baru guna mengakhiri tindakan kekerasan oleh kelompok militan yang semakin marak terjadi dalam beberapa hari terakhir. Pada 14 April lalu, kelompok Boko Haram menculik ratusan siswi dari sebuah sekolah di kota Chibok. Wilayah di bagian utara Nigeria itu memang menjadi markas kelompok militan Boko Haram.

Dangote yang mempunyai kekayaan 24,5 miliar dolar Amerika itu juga mengumumkan bahwa perusahannya akan berinvestasi sebesar 16 miliar dolar Amerika di Afrika pada empat tahun ke depan. Sebagian besar investasinya akan dilakukan di Nigeria.

Pimpinan organisasi militan Boko Haram di Nigeria mengancam akan menjual lebih dari 200 pelajar yang diculik kelompok itu bulan lalu.

“Saya menculik para gadis anda. Saya akan menjualnya di pasar, demi Allah,” ujar pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau.

“Allah telah memerintahkan saya untuk menjualnya. Mereka adalah milik Nya dan saya akan melaksanakan instruksi itu,” katanya lagi.

Ratusan pelajar itu diculik dari desa Chibok di Negara Bagian Borno pada 14 April lalu. Mereka diculik saat sedang ujian sekolah dan digiring serta diangkut ke dalam sebuah truk.

Truk itu membawa ke daerah terpencil di sepanjang perbatasan dengan Kamerun.

Aksi Boko Haram itu tetap mengejutkan warga Nigeria yang sebetulnya sudah biasa mendengar aksi kekerasan oleh para gerilyawan yang lima tahun belakangan mengganggu. (Forbes/Reuters)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS