Diberdayakan oleh Blogger.

Tampilkan postingan dengan label Jepara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jepara. Tampilkan semua postingan

Nasib Stasiun Mayong

Jepara Tempo Dulu - terdapat perusahaan kereta api dan trem Semarang Joana Stroomtram Maatschappij (SJS). Perusahaan tersebut membuka jalur Semarang-Genuk-Demak-Kudus-Pati-Joana (sekarang Juwana). Setelah itu, pada 5 Mei 1895 perusahaan tersebut menambah jalurnya ke timur yakni membuka jalur Kudus-Mayong-Pecangaan.


Pada 1 Mei 1900 juga menambah jalur kereta api ke barat hingga mencapai Rembang dan Lasem. Pada tahun itu juga, pada 10 November SJS membuka jalur baru lagi yang melayani rute Mayong-Welahan.

Saat itu Stasiun Mayong merupakan salah satu stasiun tertua di Jawa. Yang unik dari bangunan stasiun itu adalah keseluruhannya terbuat dari kayu, yaitu dari jenis kayu jati. Ada yang mengatakan konon stasiun itu dibangun untuk memudahkan pengangkutan hasil kerajinan mebel kayu dari Jepara untuk selanjutnya di kapalkan via Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Stasiun Mayong juga memegang peranan penting dalam sejarah perkeretaapian di Jawa pada abad ke19 dimana saat itu adalah saat-saat periode awal era industrialisasi di tanah jawa.

Lokasi Stasiun Mayong tidak jauh dari Pasar Mayong, didekat lampu rambu lalu lintas tepatnya di sebelah utara SMPN 1 Mayong. Kini, bangunan stasiun itu sudah tidak ada karena telah dipindahkan oleh investor akhir tahun 1990-an. Stasiun itu ditempatkan di Losari Spa Retreat & Coffee Plantation daerah Grabag Magelang.

Ironis memang, stasiun kebanggaan masyarakat Jepara dan ada kaitannya dengan pahlawan pergerakan wanita RA Kartini sekarang sudah berpindah tangan ke pihak lain. Seharusnya tindakan seperti itu tidak diperbolehkan, pasalnya segala bentuk perdagangan benda cagar budaya adalah perbuatan melanggar hukum dan harus ditindak. Lokasi bekas stasiun itu berdiri kini beralih menjadi ruko. Namun, bekas percabangan jalur sebelum masuk stasiun masih terlihat, meskipun telah tertimbun aspal.

Karenanya Pemkab Jepara sudah seharusnya bekerjasama dengan PT.KAI mengambil kembali Stasiun Mayong ke tempat asalnya dan menjadikan stasiun tersebut sebagai museum kereta api dan cagar budaya yang harus dilindungi.

Sumber : Budy/qim, Soeara Moeria Online

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sejarah dan Asal Usul Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadlirin

Jepara - Silsilah Ratu Kalinyamat

Sosok Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadlirin memang tak asing bagi rakyat Jepara. Nah sekarang tahukah anda siapa Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadlirin?  pertanyaan ini memang terdengar agak lucu tapi jika anda merasa orang jepara tapi tak tahu Sejarah Kota Jepara mungkin terdengar sangat lucu dan aneh ! nah berikut sejarahnya.


Ada beberapa versi cerita mengenai siapa sebenarnya Kanjeng Ratu Kalinyamat. Menurut babad tanah jawi edisi Meinsma, Ratu kalinyamat adalah seorang putri pangeran Trenggono dan cucu Raden patah, Sultan Demak yang pertama. Dari perkawinannya dengan putrid cina Cina, Raden patah mempunyai enam anak. Yang paling seorang putri, Ratu Mas kawin dengan pangeran Cirebon. Adik-adiknya berjumlah lima orang semunya laki-laki, masing-masing pangeran Sabrang Lor, Pangeran Sedo Lepen, Pangeran Trenggono, Raden Kanduruwan dan Raden Pamekas.

Siapa nama sebenarnya Kanjeng ratu kalinyamat ini , ada beberapa yang mencoba di hubungkan. Naskah Hikayat Hasanuddin dari banten menyebutnya dengan julukan Arya Jepara. Sumber lain menyebutkan ia bernama asli Ratu Kencana sementara juru kunci makam menuturkan bahwa nama aslinya ialah Raden Ayu Wuryani.

Kekuasaan Pemerintahan Sultan Hadlirin

Begitulsh akhirnya Raden Toyib diberi gelar Sultan Hadlirin dan menjadi adipati Jepara sekaligus merupakan pengampu putra mahkota Aria Pangiri yang belum dewasa. Penobatan tersebut kira-kira terjadi pada tahun 1536 dan tetap menjadikan Kalinyamat sebagai pusat pemerintahan. Kekuasaannya meliputi negeri Jepara, Pati, Rembang dan Juana.

Setelah penobatan suaminya lebih bersifat pendamping.saja. hampir semua urusan pemerintahan di serahkan kepada Sultan Hadlirin, bahkan Patih Cie Wie Gwan (ayah angkat sewaktu di Tiongkok) kini diundang oleh Sultan Hadlirin untuk dating ke Jepara, dan akhirnya diangkat sebagai patih kerajaan guna membantu pemerintahan Sultan Hadlirin.

Menikah Dengan Putri Sunan Kudus

Tahun demi tahun berlalu, pemerintahan Sultan Hadlirin dengan di dampingi oleh istrinya dengan gaya kepemimpinan yang adil dan bijaksana berjalan sangat maju dan pesat. Bahkan Bandar Jepara menjadi semakin ramai saja. Namun setelah lama perkawinannya dengan Ratu Kalinyamat Sultan Hadlirin belum jua di di beri momongan. Hingga Sultan mengambil anak dari Sultan Hasanuddin dari banten yang bernama Dewi Wuryan Retnowati sebagai anak angkatnya. Sayang putri angkatnya meninggal sebelum usia baligh. Perasaan Kanjeng Ratu sangat gelisah sepeninggal putri angkatnya karena sampai saat itu belum jua di kasih keturunan, hal itu beralasan kuat mengingat kekuasaannya sangat luas. Jika belum jua di kasih lantas siapa yang meneruskan ketahtaannya itu ? di dorong dengan kegelisahan tersebut Kanjeng Ratu berupaya mencari jalan keluar pemecahannya. Setelah berpikir-pikir lama akhirnya sultan di perbolehkan menikah lagi. Dan di putuskan sultan Hadlirin menikah dengan putrid sunan kudus bernama Raden Ayu Pridobinabar, perkawinan tersebut seakan-akan mengabungkan dua kekuasaan antara Jepara dan Kudus. Konon semua urusan berkaitan dengan pernikahan Sultan Hadlirin dengan Putri sunan Kudus di Urus oleh Kanjeng Ratu Kalinyamat .

Wafatnya Sultan Hadlirin

Ada dua penuturunan cerita tentang kematian Sultan Hadlirin meski kedua penuturunan itu menyatakan Arya Jipang atau Arya Penangsang yang membunuhlah Sultan Hadlirin.

Versi Pertama

Penuturan yang pertama mencoba menghubungkan pembunuhan dengan krisis perebutan tahta di Demak Bintoro. Sehingga dalam penyebab kematian tersebut bebrbau politik.

Ketika Demak terjadi krisis hebat dalam perebutan tahta kerajaan, konon kekuasaan Sultan semakin memuncak. Setelah Raden Patah meninggal yang disusul pula dengan Pangeran Sabrang Lor, Sultan Demak II, tahta kerajaan harusnya berpindah tangan ke adiknya yang paling tua yaitu Pangeran Seda Lepen. Namun ia harus juga meninggal setelah di bunuh oleh Sunan Prawoto yang nampaknya telah mengincar tahta kerajaan Demak. Karena pembunuhan tersebut tahta kerajaan jatuh ke tangan Pangeran Trenggana ayah Sunan Prawoto. Setelah Pangeran meninggal cita-cita Sunan Prawoto tercapai, ia menjadi pewaris tahta kerajaan Demak. Namun Arya Penangsang menjadi geram karena pembunuh ayahnya menjadi malah muncul sebagai Sultan Demak. Bahkan ia menuntut haknya sebagai pewaris kesultanan Demak yang sah. Maka Arya Penangsang menyuruh abdinya yang bernama Rangkut untuk membunuh Sunan Prawoto. Usaha tersebut berhasil, tapi kekuasaan dan kekayaan jatuh ketangan Sultan Hadlirin yang sekaligus mendapat hak menjadi pengampu Arya Pangiri, putra mahkota kerajaan Demak hingga dewasa. Hal itu bias terjadi karena istri Sultan Hadlirin adalah kakaknya Sunan Prawoto. Tentu saja Kanjeng Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadlirin meminta keadilan atas perbuatan murid nya kepada Sunan Demak, Arya Penangsang. Tapi Sunan Kudus membenarkan perbuatan Arya Penangsang malah ia berkata “kakamu telah hutang pati pada Arya Penangsang oleh karenanya kakakmu bagaikan membayar hutang saja”. Kanjeng Ratu menjadi kecewa atas perkataan Sunan Kudus dan ia segera pulang bersama suaminya. Namun di tengah perjalanan itu ia dihadang oleh utusan Arya Penangsang yang memang di tugaskan untuk mencegatnya dan suaminya. Dalam pencegatan itulah akhirnya Sultan Hadlirin berhasil dibunuh oleh Arya Penangsang. Hal itu terjadi kira-kira tahun 1471 tahun Jawa atau 1549 M.

Versi Kedua

Sebuah penuturan hikayat menyatakan bahwa Sultan Hadlirin ikut andil dalam pembanguna masjid menara Kudus. Konon sebelum pembangunan masjid, Sunan Kudus mengumpulkan segenap keluarganya dan pembantunya, Sunan Kudus membagi tugas dalam permusywaratan ternyata Sultan mendapat tugas untuk membuat mihrab masjid. Segera diputuskan pula bahwa masjid harus jadi pada hari Jum’at Wage. Seluruh bagian-bagian masjid harus terkumpul, entah kenapa pada hari itu Sultan tidak hadir ke lokasi pendirian masjid. Sunan kudus masih bersabar ia berpikir barangkali ada urusan mendadak sehingga Sultan tak bias hadir. Singkat cerita setelah lama belum munculakhirnya tiba-tiba Sultan muncul. Tentu saja Sunan Mau memarahinya, malah ia langsung kebelakang masjid. Dalam hati Sunan Kudus merasa heran mau apa menantunya itu. Sunan terus mengamati ia semakin heran melihat sultan Hadlirin memunguti daun-daun pisang yang telah kering(jawa=klaras) dan mengikat dengan talu pada tiang-tiang yang dipancangkan pada tempat mihrab. Memdadak Sunan mendengar gelegar cambuk tiga kali, mendadak terkejut sebab yang tadinya hanya sekumpulan klaras yang di ikat telah berubah menjadi sebuah tembok yang kuat. Tanpa bertele Sultan pergi tanpa berpamitan dan langsung kembali ke Jepara. Segera sepeninggal Sulta tiba-tiba telah berdiri dengan megahnya. Tentu saja membuat perasaan Sunan menjadi marah dan geram ia mnendang mihrab itu, konon Sunan sampai terjengkang jengkang. Ia merasa Sultan pamer kesaktian di depannya. Ia merasa di remehkan dan di hina, akhirnya ia memanggil Arya Penangsang dan menuruh untuk membunuh Sultan Hadilrin. Padahal Arya Penangsang sendiri merasa takut dan gentar mengdapi Sultan Hadlirin. Maka ia memrintahka abdinya dan menyuruh untuk membunuh sultan dan langsung mengejar sultan. Setelah terkejar abdinya merasa gemetar untuk menghadapi sultan.Sultan merasa terkejut ada orang yang menghadangnya, ia bertanya apa sebenarnya yang di inginkannya, karena takut abdi itu berterus terang bahwa dia di utus untuk membunuh nya. Sungguh heran, Sultan Hadlirin tak sedikit pun marah. Bahkan seakan-akan ia sudah tahu ajalnya telah tiba. Ia menyuruh segera abdinya untuk melaksanakan tugasnya. Akhirnya sultan berhasil di bunuh.

Ratu kalinyamat Bertapa

Tahun inin adalah tahun yang berkabung. Betapa tidak dua orang yang dicintainya, suaminya kakaknya suami yang terkasih harus meninggalkan dia. Peristiwa tersebut membuat Kanjeng Ratu sangat tertekan dan nelangsa. Maka didoronglah oleh kesedihannya yang berat, ia bersumpah akan terus bertapa sampai Arya Penangsang terbunuh.

Dalam pertapaan Kanjeng ratu menjalankan tirakat “Topo Wudo” atau telanjang. Ini naskah ‘Babad Tanah Jawi’ yang dituturkan dalam rakitan tembang Pangkur yang sangat memikat.
“Nimas Ratu KalinyamatTilar pura mratapa aneng wukirTapa wuda sinjang rambutApane wukir DonorojoAprasapa nora tapih-tapihan angsunYen tan antuk adiling hyangPatine sedulur mani’Artinya :“Nimas Ratu KalinyamatMeninggalkan istana bertapa di gunungBartapa telanjang berkain rambutDi gunung DonorojoBersumpah tidak (akan) sekali-kaliMemakai pakain akuJika tidak memperoleh keadilan Tuhan(atas) meninggalnya saudaraku’

Ungkapan bahwa Ratu kalinyamat bertapa “dengan telanjang” dan berkain rambut haruslah di beri penafsiran dan di artikan apa adanya. Perkataan ‘wuda” dalam bahasa jawa tidah hanya telanjang. Akan tetapi bisa kiasan “tidak mengenakan perhiasaan yang bagus-bagus dan pakain yang indah-indah.

Kepergian Kanjeng Ratu membuat suasana geger keratin. Tak urung Adipati pajang, Prabu Hadiwijaya bersama Ki Pamahan dan Ki Panjawi melacak dan mencari kemana perginya Kanjeng Ratu Kalinyamat untuk bertapa. Sebenarnya keberadaan tempat pertapaan Kanjeng Ratu tidak jauh dari keratin hanya berjarak beberapa maeter kea rah timur dari pesanggrahan. Apalagi letaknya juga berada di pinggir sungai sehingga cocok untuk bertirakat. Tempat itu sampai sekarang di sebut dengan nama “Gilang” berasal dari kata gilang-gilang atau luas. Bahkan masih di temukan batu bekas alas Ratu untuk Sholat dan Wudlu. Adipati Hadiwijaya akhirnya menyusul ke tempat Pertapaannya Ratu dan membujuk Ratu untuk kembali ke keratin, namun tekad Ratu sudah bulat ia tak kan pulang sebelum Arya penangsang mati terbunuh. Bahkan Ratu berpindah tempat tapa ke Gunung Donorojo (Donoroso) kembali Adipati Hadiwijaya menyusul dan membujuk agar turun dari pertapaannya namun kembali Kanjeng ratu menolaknya. Dalam kesempatan itu Ratu meminta untuk membunuh Arya Penangsang aka tetapi Adipati Pajang menolak. Berkat desakan Ki Pamanahan dan Ki Panjawi Adipati Hadiwijaya mau melakukannyan.

Malam harinya bersama Ki Pamanahan, Ki panjawi dan Ki Juru Mertani berunding mangatur siasat. Akhirnya Adipati Hadiwijaya membuat sayembara “Barng siapa yang berani membunuh Arya Penangsang Sultan Pajang akan memberi hadiah negeri Pati dan Mataram. Tak seorang pun berani untuk menyanggupi maju melawan Arya Penangsang. Kemabali mereka berunding dan akhirnya diutuslah Danang Sutowijoyolah yang maju menghadapi Arya penangsang. Setelah strategi di rencanakan dengan matang berangkat lah Danang Sutowijoyo yang di bekali dengan tombak yang sakti bernama Kyai Pleret, bersama Ki Pamanahan, Ki Panjawi, Ki Juru Mertani serta kurang lebih 200 orang kea rah bengawan Caket dan bersiap menghadang Arya Penangsang.

Alkisah Ki Pamanhan mendekati penyabit rumput yang biasa memberi makan kuda-kuda milki Aryo Penangsang. Telinga penyabit rumput itu di potong dan sebuah surat tantangan di gantungkan pada bekas potongan telinga itu. Penyabit itupun dengan mengerang-erang krsakitan berlari kerumah tuannya. Setelah sampai di pintu gerbang istana Ki Mataun, Patih negeri Jipang terkejut. Ia membayangkan Gustinya pasti akan marah bila mengetahuinya. Karena itulah ia melarangnya menghadap Aryo penangsang.

Waktu itu Aryo Penangsang edang makan. Ia mendengar keributan di luar, ia memanggil Ki Mataun dan menanyai sebab keributan di luar. Sat itu juga Aryo Penangsang melihat abdinya berlumuran darah. Maksud dari surat itu adalah Jika benar-benar kamu laki-laki,ayo berperang tanding tanpa bala tentara menyeberanglah ke barat Bengawan aku tunggu sekarang”

Dengan tergesa-gesa dan muka yang merah Aryo Penangsang langsung menunggangi si Gagak Rimang(kuda kebanggannya). Maka langsunglah Aryo Penangsang langsung berangkat tanpa bala tentaranya. Setelah sampai di Bengawan Sore-Coket, konon masyarakat disitu beranggapan bila ingin berperang tapi melewati Bengawan Coket akan memui kesialan. Benar anggapan masyarakat itu terjadi setelah Gagak Rimang melihat kuda berwarna putih bersih mendadak timbl birahinya. Ia segera melonjak-lonjak tanpa bisa lagi dikendalikan oleh tuannya. Ketika ia masih berusaha mengendalikan kuda banal yang dibakar birahi tersebut, Danang Sutawijaya berhasil menikam Arya Penangsaang dengan kyai Pleretnya itu. Usus Arya pun terburai keluar, namun usaha tersebut nampaknya belum juga berhasil bahkan usunya yang terurai itu sisampirkan ke hulu kerisnya. Gagak Rimang memang banal ia terus mengejar kuda putih Danang Sutawijaya yang memang di bawa menjauh. Setelah berhasil mengejar Danang Sutawijaya ia bermaksud mencabut keris pusaka setan kober miliknya, ia betul-betul lupa bahwa ususnya masih menyangkut di hulu kerisnya. Maka terputuslah usunya yang terburai dengan bersamaan tercabutnya setan kober dari rangkanya. Maka tewaslah Aryo Penangsang dengan mengenaskan dan tragis.

Penobatan Ratu kalinyamat

Setelah kematian suminya yang menjadi Adipati Jepara tanpa meninggalkan putra yang menjadi penggantinya. Dan setelah selesai pertapaannya dinobatkanlah Kanjeng ratu Kalinyamat sebagai ratu di Jepara. Pentasbian ini terjadi dengan di tandainya Surya Sengkala : “Trus Karya Tataning Bumi” atau kira-kira tahun 1549 M dengan dugaan tanggal 12 Rabi’ulAwal.

Ratu Kalinyamat merupakan seorang kepala keperintahan yang cakap dan di segani. Bahkan sumber sejarah Portugis De Couto dalam bukunya yang terkenal “Da Asia” menyebutkan Ratu Kalinyamat “Rainha de jepara senhora ponderosa e rica”. Artinya Raja jepara, seorang perempuan yang kaya dan mempunyai kekuasaan besar. Kebesaran dan kehebatan kekuasaan Ratu Kalinyamat dapat di lihat dari serangan yang di lakukan ketika ia masih berkuasa. Pada tahun 1550 yang kemudian di ulanginya 1574 ia menyerang orang Portugis di Malaka.

Bedhahe Kalinyamat

Bagaimapun besar dan kuatnya Ratu Kalinyamat ia tetaplah manusia biasa yang tak luput dari takdir illahi. Ia adalah manusia biasa yang suatu saat harus kembali memenuhi panggilan Tuhanya. Sayangnya tahun berapa dank arena peristiwa apa kemangkatan Ratu ini tak di ketahui secara pasti. Tak ada sumber yang menyebutkan tak ada peningggalan yang dapat di buktikan. Bahkan karyaikarya tulisan Jawa pun tak satupun mencantumkanperistiwa ini. Ada sementara kemungkinan yang mengatakan bahwa Kanjeng ratu Kalinyamat baru saja meninggal tahun 1579 M. demikian juga dengan penerus kerajaan kalinyamat setelah kemangkatan beliau. Siapakah penggantinya? Bagaimana kepemimpinannya? Tak satupun sumber-sumber otentik yang menyebutkannya.

Sementara anggapan di kalangan para sejarawaan, bahwa kedudukan ratu Kalinyamat digantikan oleh sultan Hasanuddin dari Banten yang tergolong masih keponakan sekaligus sebagai anak anggkatnya. Menurut versi ini, anak angkat ini bergelar Pangeran Jepara. Sayang, pada masa pemerintahan Pangerang Jepara ini terjadi pemberontakan di Pajang oleh Mataram yang berakhir dengan kekalahan pihak Pajang. Sehinnga pemberontakan ini terjadi pada tahun 1578 mengakibatkan keruntuhan Kesultanan Pajang.

Dua belas tahun kemudian, tiba giliran Jepara di serang bala tentara Mataram. Agaknya kali ini Jepara keteteran membendung serangan Mataram yang dahsyat. Maka tak ayal lagi, Kerajaan Jepara bernasib serupa dengan Pajang. Peristiwa ini terjadi pada tahun 1599 M yang meruntuhkan kekuasaan Kerajaan Kalinyamat yang di kenal dengan ssebutan Bedhahe Kalinyamat.

Sejarah dan Asal Usul Sultan Hadlirin

Sebenarnya Sultan Hadlirin bukan asli orang Jepara melainkan orang aceh.semasa kecilnya sultan Hadlirin bernama Raden Toyib. Beliau merupakan putra dari raja yang berkuasa di wilayah aceh yang bernama Syech Mukhayyat Syah. Raden Toyib memilki kakak bernama Raden Takyim. Perbedaan yang mencolok dari Raden Takyim dan Toyib adalah Raden Takyimsuka berfoya-foya, malas serta bermewah-mewahan sedangkan raden Toyib lebih memilih mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan tata pemerintahan. Setelah Syech Mukhayyat syah merasa dirinya telah uzur dan lanjut usia beliau bermaksud mengankat Raden Toyib sebagai seorang sultan, karena kecakapannya dan ketekunananya mempelajari ilmu-ilmu pemerintahan meskipun yang lebih berhak menjadi sultan adalah kakaknya Raden Takyim.


Karena pengangkatan raden Toyib sebagai sultan menimbulkan konflik baru, maka ketika mengetahui masalah tersebut raden Toyib dengan suka rela menyerahkan tahtanya kepada raden Takyim, karena sebenarnya Raden Toyib tidak mementingkan jabatan seorang sultan hanya saja atas desakan ayahandanya beliau mau menerima jabatan itu.

Begitulah akhirnya raden Toyib pergi mengembara dengan bantuan kapal para pedagang ia berhasil keluar dan mengarungi lautan luas tanpa tujuan yang pasti, kecuali satu niat untuk menegmbangkan agama islam.

Konon beliau terdampar di daratan Tiongkok. Bahkan kebetulan sekali raden Toyib diangkat anak oleh seorang patih Tionghoa yang bernama Cie Wie Gwan. Karena loghatnya orang cina dibut namanya dengan Toyab.

Singkat cerita setelah 5 tahun tinggal di di rumah patih Cie Wie Gwan, Raden Toyib mengembara lagi. Akhirnya beliau terdampar di pelabuhan pesisir pantai utara yang bernama Bandar Jepara. Saat itu Bandar Jepara merupakan pelabuhan perdagangan yang sudah ramai. Sebab ia merupakan salah satu dari delapan buah kerajaan yang merdeka di Jawa dan Madura. Masing-masing Banten, Jakarta, Cirebon Prawoto, Kedu, Madura dan Kalinyamat.sehinnga Bandar jepara merupakan garis pelayaran dan perdagangan negeri malaka.

Konon untuk menyebarkan agama islam beliau menyamar dengan memakai pakaian ala kadarnya. Karena keramahannya dalam menyiarkan agama islam banyak orang tanpa terasa telah berubah keyakinannya dari agama Hindu Budha beralih kepada ke taukhid Islam yang bawa Raden Toyib.

Beberapa lamanya tinggal di Jepara tiba-tiba tanpa suatu alasan yang pasti Raden Toyib ingin mengbdikan dirinya ke kerajaan Kalinyamat yang menguasai Jepara saat itu. Setibanya di kraton kepada penjaga istana dengan terus terang Raden Toyib menyampaikan maksudnya ingin menghadap kanjeng Ratu kalinyamat. Permintaan tersebut di kabulkan dan akhirnya kanjeng Ratu Kalinyamat memberi pekerjaan sebagai tukang kebon.

Pada suatu hari kanjeng ratu berkenan memeriksa kerajaannya. Tiba-tiba hati kanjeng Ratu berdebar-debar beliau merasa raden Toyib bukan manusia biasa. Kangjeng Ratu langsung menyai asal-usulnya, Raden Toyib tidak mau mengaku ia langsung di masukkan ke dalam penjara. Entah mengapa Raden toyib mau menceritakan asal usulnya kepada kanjeng ratu. Hati kanjeng ratu menjadi berdebar-debar untuk kedua kalinya, kanjeng ingat ramalan mendiang ayahnya tentang jodohnya yang bukan bersal dari kalangan mayrakat pribumi Jawa melainkan negeri seberang.

Karena Raden Toyib adalah seorang anak muda yang gagah perkasa tampan rupawan, hati Ratu kalinyamat tak karuan hati wanita mana yang tak menolak raden Toyib. Ia merasa bukan mustahil Raden Toyib adalah jodohnya. Hingga akhirnya Ratu kalinyamat meminta Raden Toyibuntuk menikahinya. Setelah menikah Ratu Kainyamat menyerahkan tahtanya kepada suaminya Raden Toyib.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mebel Jepara

Mebel Jepara telah menjadi klaster industri yang dinamis. Jepara memang bukanlah satu-satunya kota yang memproduksi furniture. Tapi tidak ada kota yang melebihi dalam jumlah pengrajin mebel Jepara dan pengusaha. Di Jepara ada showroom ada terpanjang di dunia. Bukan satu showroom, tapi showroom berjumlah banyak berbaris sepanjang 20 KM di jalan Senenan-Tahunan-Pecangaan.


Riwayat Mebel Jepara
Pada zaman dahulu kala hiduplah pengukir dan pelukis bernama Prabangkara atau disebut juga dengan Joko Sungging, zaman Raja Brawijaya dari Kerajaan Majapahit, Jawa Timur. Raja Brawijaya ingin mempunyai lukisan istrinya dalam keadaan tanpa busana. Ini wujud rasa cinta sang raja. Prabangkara mendapatkan tugas melukis istri raja tanpa busana tetapi syaratnya tidak boleh melihat permaisuri dalam keadaan tanpa busana. Harus melalui imajinasi saja. Prabangkara melaksanakan tugas tersebut. Dan selesai tugasnya dengan sempurna. Tiba-tiba seekor cecak buang tinja dan mengenai lukisan tersebut. Sehingga lukisan permaisuri tersebut punya tahi lalat. Raja gembira dengan hasil karya Prabangkara tersebut. Dilihatnya dengan detail gambar lukisan tersebut. Dan begitu dia melihat tahi lalat. Raja murka. Dia menuduh Prabangkara melihat langsung permaisuri tanpa busana. Karena lokasi tahi lalat persis seperti kenyataan. Raja cemburu dan menghukum Prabangkara dengan mengikatnya di layang-layang, kemudian menerbangkannya. Layang-layang itu terbang hingga ke Belakang Gunung di Jepara dan mendarat di Belakang Gunung itu. Belakang Gunung itu kini bernama Mulyoharjo di Jepara. Kemudian Prabangkara mengajarkan ilmu mengukir kepada warga Jepara dan kemahiran ukir warga Jepara bertahan dan lestari hingga sekarang.

Ada sejarah lain tentang Riwayat Furniture Jepara. Cerita yang ini ada bukti otentik berupa artefak peninggalan zaman Ratu Kalinyamat di Masjid Mantingan. Ukiran Jepara sudah ada jejaknya pada masa Pemerintahan Ratu Kalinyamat (1521-1546) pada 1549. Sang Ratu mempunyai anak perempuan bernama Retno Kencono yang besar peranannya bagi perkembangan seni ukir. Di kerajaan, ada mentri bernama Sungging Badarduwung, yang datang dari Campa (Cambodia) dan dia adalah seorang pengukir yang baik.  Ratu membangun Masjid Mantingan dan Makam Jirat (makam untuk suaminya) dan meminta kepada Sungging untuk  memperindah bangunan itu dengan ukiran. Sampai sekarang, ukiran itu bisa disaksikan di masjid dan Makam Sultan Hadlirin. Terdapat 114 relief pada batu putih. Pada waktu itu, Sungging memenuhi permintaan Ratu Kalinyamat.

Munculnya Ekspor Furniture Jepara
Pada tahun 1970, Ukir Furniture Jepara dikenal secara domestik. Perkembangannya tidak banyak, cukup untuk membuat pengrajin Jepara bertahan. Pada tahun 1981, Pemerintah Daerah Jepara punya inisiatif untuk belajar ekspor ke Bali. Bali sudah berpengalaman ekspor. Jepara belum pernah ekspor. Jepara masih tergolong daerah miskin di Jawa Tengah. Tiga tahun kemudian, mulai ada beberapa perusahaan yang melakukan ekspor.

Perkembangan ekspor yang significan terjadi pada tahun 1992, dimana nilai ekspor meningkat 6 kali lipat dari 4 juta US $ menjadi 24 juta US$. Keadaan berkembang terus dan memuncak pada tahun 1998 –2000 dimana eksportir dan importir diuntungkan oleh tukar rupiah yang murah, sementara bahan baku kayu berasal dari dalam negeri. Kemudian ekspor furniture Jepara mengalami penurunan.

Yang tidak tercatat adalah penjualan lokal. Walaupun ekspor furniture Jepara menurun, pengrajin dan pengusaha Jepara masih bertahan. Hal ini karena masih ada penjualan lokal ke Jawa, Sumatra, Bali, Sulawesi, Kalimantan.

Perkembangan Mebel Jepara
Para pengrajin Mebel Jepara semakin berkembang dan berpola pikir kedepan dalam memasarkan produknya dari yang offline hingga Toko Online kategori mebel. Jumlah pengrajin Furniture Jepara yang beredar di Indonesia semakin mewabah, bahkan sebagian besar di antaranya tidak cuma memiliki showroom di jepara maupun pulau jawa, akan tetapi sampai luar pulau jawa seperti pulau sumatra, pulau kalimantan dan pulau sulawesi.

Untuk mengikuti perkembangan zaman pada saat ini, internet semakin berkembang menjadi daya tarik sendiri bagi para pengrajin Mebel Jepara untuk memasarkan produknya secara online yang menjadi alternatif bagi para peminat produk-produk mebel asli kota jepara, dengan tanpa keluar rumah dan mudah barang anda akan dikirim dengan kwalitas yang anda inginkan dengan harga murah dan terjangkau bagi konsumen.

Kami memberikan jasa pembuatan Toko Online untuk usaha anda dan untuk memasarkan produk anda melalui internet. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi admin blog ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sejarah Kota Jepara

Salah satu catatan sejarah yang tertulis tentang Jepara, ditulis Tome Pires dalam bukunya yang sangat terkenal, Suma Oriental, yang berisi tentang catatan perjalanannya di pantai utara pulau Jawa antara bulan November 1513 – bulan Januari 1515 M. Dalam catatan Tome Pires -yang banyak digunakan oleh para ahli untuk menulis buku-buku sejarah- disebutkan, pada tahun 1470 Jepara merupakan kota pantai yang baru dihuni oleh 90 – 100 orang serta dipimpin oleh Aryo Timur. Dengan ketekunan, keuletan, ketabahan, dan kegigihannya, Aryo Timur berhasil mengembangkan kota pantai kecil yang dikelilingi benteng berupa kayu dan bambu ini, menjadi sebuah bandar yang cukup besar. Bahkan ia juga berhasil memperluas kekuasaannya sampai ke Bengkulu dan Tanjung Pura, sekalipun Jepara masih berada di bawah kekuasaan Demak.


Kemudian, pada tahun 1507 Aryo Timur digantikan oleh putranya yang bernama Pati Unus yang pada waktu itu masih berusia tujuh belas tahun. Sebagai penguasa yang masih relatif muda, Pati Unus dikenal sangat dinamis. Ia bukan saja berhasil mengembangkan armada perang, tetapi ia mampu meneruskan perjuangan ayahandanya di bidang ekonomi, menjadikan Jepara sebagai bandar perdagangan. Jepara menjadi salah satu pusat perdagangan di pesisir utara pulau Jawa.

Belum genap lima tahun memimpin Jepara, Pati Unus telah menggabungkan armada perang dengan armada perang dari Palembang, untuk menyerang kolonialisme Portugis yang bercokol di Malaka karena dipandang mengancam eksistensi Jepara. Armada Pati Unus yang terdiri dari 100 buah kapal -yang paling kecil beratnya 200 ton- ini sampai di Malaka tanggal 1 Januari 1513. Sayang, penyerangan ini gagal. Dari 100 buah perahu yang dikirim ke Malaka, hanya 8 buah yang dapat kembali ke Jepara. Kegagalan ini menurut penulis Portugis, Joan de Baros dalam bukunya “Kronik Raja D. Manoel, Pati Unus” membuat Pati Unus sangat berduka dan kecewa, sehingga ia memerintahkan kapal terbesar yang dapat kembali ke Jepara, untuk diabadikan sebagai monumen perang di pantai Jepara .

Pati Unus kemudian digantikan oleh ipar Falatehan, yang namanya tidak tercatat dalam sejarah. Ia berkuasa tahun 1521 hingga tahun 1536. Dalam pemerintahannya, Jepara ikut membantu Falatehan dalam merebut Banten dan Sunda Kelapa, termasuk mengusir bangsa Portugis dari Sunda Kelapa tahun 1527.

Kemudian oleh Sultan Trenggono, Jepara diserahkan kepada menantunya yang bernama Pangeran Hadiri pada tahun 1536. Suami Retno Kencono ini akhirnya dibunuh oleh Ario Penangsang, sebagai akibat dari perebutan kekuasaan di kerajaan Demak. Kematian Pangeran Hadiri membuat Retno Kencana sangat berduka sehingga ia bertapa di bukit Danaraja. Ia berjanji, tidak akan berhenti bertapa sebelum pembunuh suaminya tewas. Harapan Retno Kencana ini akhirnya terwujud setelah Ario Penangsang dibunuh oleh Sutowijoyo dengan tombak Kyai Plared.

Retno Kencana kemudian turun dari pertapaannya dan dilantik sebagai penguasa Jepara dengan gelar Ratu Kalinyamat. Penobatan ini berlangsung dengan Surya Sengkolo Trus Karya Tataning Bumi yang diduga dilakukan tanggal 12 Rabiul Awal atau tanggal 10 April 1549. Berkat kepemimpinan Ratu Kalinyamat, dalam waktu singkat Jepara telah berkembang bukan saja sebagai Bandar terbesar di pesisir utara pulau Jawa, tetapi juga memiliki armada perang yang sangat kuat. Oleh penulis Portugis, Diego De Conto, Ratu Kalinyamat digambarkan sebagai “Rainha de Jepara senhora pederose e rica,” yakni Ratu Jepara, seorang wanita yang sangat berkuasa.

Ratu Kalinyamat yang berkuasa selama 30 tahun lebih, disamping pernah menyerang Malaka yang waktu itu dikuasai oleh kolonialisme Portugis sebanyak dua kali, juga telah terbukti berhasil membawa Jepara ke puncak kerjayaannya. Jepara berkembang menjadi bandar perdagangan terbesar di pesisir pulau Jawa. Pada era ini, kerajinan ukir mulai berkembang di Jepara. Salah satu bukti yang tak terelakkan adalah adanya ornamen di masjid Mantingan, di mana Pangeran Hadiri dimakamkan. Masjid yang dibangun pada pemerintahan Ratu Kalinyamat ini, panel-panel di dindingnya dihiasi dengan relief-relief berbentuk garis kurawal. Sedangkan motif hiasan yang dipilih dan dan terukir di sana berupa tumbuh-tumbuhan, bunga teratai dan hewan, gunung-gunungan, pertamanan, dan aroma kelelawar.


Ratu Kalinyamat kemudian digantikan oleh anak angkatnya yang bernama Pangeran Jepara yang berkuasa dari tahun 1549 sampai tahun 1599, saat mana ia harus mengakhiri kekuasaannya karena diserbu oleh Panembahan Senopati dari Mataram. Setelah era kerajaan Jepara runtuh, diperkirakan terjadi kekosongan penguasa, sehingga sampai tahun 1616 tidak tercatat sejarah siapa yang memimpin Jepara. Baru pada tahun tersebut, Jepara tercatat dipimpin oleh Kyai Demang Laksamana yang kemudian digantikan berurut-urut oleh Kyai Wirasetia, Kyai Patra Manggala, Kyai Wiradika, Ngabehi Wangsadipa, Kyai Reksa Manggala, Kyai Waradika, Ngabehi Wangsadipa (jabatan kedua), Ngabehi Wiradika, Wira Atmaka, Kyai Ngabehi Wangsadipa, Tumenggung Martapura, Temenggung Sujanapura, Adipati Citro Sumo I, Citro Sumo II, dan Adipati Citro Sumo ke III yang sekaligus menutup sejarah era kerajaan Mataram di Jepara dan masuk pada era kekuasaan Belanda .

Namun pada masa transisi ini Blanda masih tetap memakai Adipati Citro Sumo III yang kemudian digantikan oleh Citro sumo IV, Citro Sumo V, dan Adipati Citro Sumo VI. Setelah Adipati Citro Sumo VI, Jepara kemudian dipimpin oleh Temenggung Cendol. Namun jabatan ini tidak lama, karena Setelah Adipati Citro Sumo VI kembali dari tuban tahun 1838, ia mendapatkan kepercayaan untuk menjabat sebagai Bupati Jepara yang kemudian di lanjutkan oleh Adipati Citro Sumo VII. Pada tanggal 22 Desember 1857, ia digantikan oleh iparnya yang bernama Raden Tumenggung Citro Wikromo, yang kemudian berturut-turut di gantikan oleh K.R.M.A.A. Sosroningrat, R.M.A.A. Koesoemo Oetoyo, dan Sukahar, sekaligus mengakhiri era kekuasaan Belanda dan masuk pada era pemerintahan militer Jepang. Pada awal kekuasan Jepang, Bupati Jepara dipercayakan pada R.A.A. Soemitro Oetoyo yang menjabat hingga awal kemerdekaan, yaitu hingga bulan Desember 1949.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Download Mp3 Orkes Jepara Gratis

Bagi anda yang hobi banget dengan musik-musik dangdut koplo, Khususnya Penggemar Musik Orkes Jepara, Antara lain Orkes Camelia, Romansa, Guest Star, Bhada'ur, Relaxa, New Sabila, Star Love, dan masih banyak lagi Orkes yang lainya. Anda bisa Download Mp3 Orkes Guest Star Terbaru... Download Mp3 Orkes D'Angels Terbaru... Download Mp3 Orkes Romansa Terbaru... DOWNLOAD MP3 ORKES ROMANSA... Download Mp3 Orkes Relaxa Terbaru... DOWNLOAD MP3 ORKES RELAXA... Download Mp3 Orkes Jepara Terbaru... DOWNLOAD MP3 ORKES GUEST STAR... DOWNLOAD MP3 ORKES STAR LOVE... DOWNLOAD MP3 ORKES BHADAUR... DOWNLOAD MP3 ORKES CAMELIA... DOWNLOAD MP3 ORKES NEW SABILA... DOWNLOAD VIDEO ORKES JEPARA... Download Mp3 Orkes Jepara Camelia... Download Mp3 Orkes Super Star Terbaru... Download Mp3 Orkes Bhadaur Terbaru. Berikut daftar lagu yang bisa anda download :


Download Mp3 Orkes Romansa :
Romansa - TKW --------- download
Romansa - Mendua --------- download
Romansa - Sesuatu --------- download
Romansa - Risau --------- download
Romansa - Perawan Kalimantan --------- download
Romansa - Mendua all artis --------- download
Romansa - Ku titipkan Cinta --------- download
Romansa - Masa Lalu --------- download
Romansa - Ku Pilih Hatimu--------- download
Romansa - Kebelet Kawin --------- download
Romansa - Katakanlah --------- download
Romansa - Disaat Aku Mencintaimu --------- download

Download Mp3 Orkes guest Star :
Guest Star - Perawan Kalimantan --------- download
Guest Star - Sik Asik --------- download 
Guest Star - Iwak Peyek --------- download 
Guest Star - Kereta Malam  --------- download
Guest Star - Dimabuk CInta  --------- download
Guest Star - Ngamen 5 --------- download 
Guest Star - Secangkir Kopi --------- download 
Guest Star - Semakin Sayang --------- download 
Guest Star - Aku Yang Tersakiti --------- download 
Guest Star - Alun2 Njeporo --------- download 
Guest Star - Dilema --------- download


Download Mp3 Orkes Star Love : 
Star Love - Bersabarlah ----------- download
Star Love - Auw Auw ----------- download 
Star Love - Layang Swara ----------- download 
Star Love - Nenekku Pahlawanku ----------- download 
Star Love - Tanpa Alasan ----------- download


Mungkin masih banyak lagi list Download Mp3 Orkes Jepara Gratis untuk anda download, akan tetapi berhubung penulis lagi kecapean mungkin akan meneruskan list Download Mp3 Orkes Jepara Gratis Lengkap di postingan atau episode yang akan datang. Mohon maaf jika tidak berkenan dihati anda. Untuk  anda yang ingin Hiburan Orkes Jepara Murah, anda bisa menghubungi admin blog ini. Dijamin musiknya sama persis dengan Orkes - Orkes yang sudah besar yang tercantum diatas.

Pemain Orkes Jepara

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Blogger Jepara

Salam Blogger Jepara, sebelumnya mau mengucapkan terimakasih pada empunya Huyant Go To Blog yang sudah berkenan mengundang saya untuk menulis di blognya yang menurut saya mempunyai ciri khas yang unik, meskipun infonya gado gado atau campur sari, tapi mempunyai sesuatu yang "wow" yang membuat blog Huyant Go To Blog mempunyai tempat tersendiri buat saya, hehe (Lebay Dikit).


Tujuan bikin blog menurut saya

Tujuan saya bikin blog memang untuk menulis dan berbagi pengalaman dengan blogger lain, yah meskipun anggapan saya ini kadang banyak tidak sesuai dengan blogger lain. Mulai dari berita terkini, tutorial ngeblog, musik, film, TV online, review usaha online maupun offline sudah saya temukan di Huyant Go To Blog, jadi layak menurut saya kalau blog ini sudah memenuhi kriteria blogger. Tapi perlu sobat garis bawahi anggapan ini hanya menurut saya, dan jika ada dari sobat yang menilai blog ini masih belum standart blogger ya monggo karena sekali lagi ini hanya menurut saya pribadi.

Blogger Jepara

Dan karena map dari blog ini berdomisili di Jepara jadi ya muncul istilah baru yang memang harus diperkenalkan pada sobat sekalian, yakni "Blogger Jepara", yang saya beri arti blogger dari daerah Jepara, hehe. (telat banget ya infonya). Meskipun jauh sebelum ini sudah banyak para blogger yang berdomisili di Jepara namun yang sering saya kunjungi memang blog milik agan huyant ini. Jadi untuk saat ini blog yang paling membuat saya kagum untuk kawasan Jepara yang Huyant Go To Blog.

Atas izin agan huyant empunya Huyant Go To Blog ini saya menulis untuk menambah post post yang sudah ada. Dan sambil menambah isi post yang ngga penting ini sekalian preview saja, selain tulisan saya yang 'ngalur ngidul' ini saya juga menulis di blog Toyiq On Blogger yang juga merupakan salah satu Blogger Jepara tapi masih sangat baru di dunia blogging, yang bisa sobat kunjungi dengan url http://toyiq.blogspot.com.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jual Batu Bata Welahan Jepara

Jual Batu Bata Proyek Semarang - Perkembangan jaman akhir akhir ini sangat ramai sekali dilihat dari pembangunan di kota kota yang semakin pesat. Hal ini menjadikan pihak kami untuk ikut serta dalam membantu para kontraktor untuk pembangunan yang semakin modern. yaitu dengan menjual properti batu bata merah pendukung pembangunan.


Walaupun dewasa ini sudah ditemukan inovasi bahan pengganti batu bata merah untuk membuat dinding bangunan. Namun masyarakat lebih suka menggunakan batu bata welahan jepara, bahkan kontraktor proyek-proyek besar seperti di kota semarang dan sekitarnya juga menyukai batu bata merah kalipucang welahan jepara ini. Disamping mengatakan batu bata yang kokoh untuk bahan pembangunan juga karena harga batu bata merah welahan jepara sangat murah.

Hampir smua proyek bangunan semarang menggunakan batu bata merah dari kalipucang welahan jepara karena memang kekokohan dan kerapian tatanan serta kemudahan pemasangannya yang mudah. Toko material di semarang dan disekitarnya juga suka dengan batu bata merah dari kalipucang, karena memang Batu Bata Untuk Proyek Semarang yang berukuran panjang 19,5 cm x lebar 10 cm x tinggi 5 cm ini tahan lama tidak mudah rapuh meskipun terkena panas dan hujan. 

Harga jual batu bata kalipucang welahan jepara ini sangat di sukai oleh kontraktor kontraktor besar proyek bangunan karena murah dan berkwalitas, dapat dikatakan harganya sangat terjangkau. Tetapi harga sering berubah karena kendala faktor cuaca dan faktor harga bahan baku. Jika musim kemarau harga batu bata lebih murah tapi saat musim hujan proses pembuatan batu bata dan pengeringannya agak sulit jadi disesuaikan pengeringannya. Jadi untuk mengetahui update harga batu bata merah terbaru silahkan sms / telp ke 085640733117. 

Untuk pemesanan batu bata merah kami melayani pesanan baik dalam jumlah sedikit (minimal satu truk 7000 / 8000 biji) maupun dalam jumlah besar, dengan pembayaran cash.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Band Dadakan Peringatan Hari Kemerdekaan


Band Dadakan Peringatan Hari Kemerdekaan - Yah, ini terjadi saat peringatan hari kemerdekaan tahun 2012 ini, tepatnya pada tanggal 25 Agustus 2012. Pemuda Kalipucangkulon Welahan Jepara yang tergabung dalam organisasi pemuda ingin mengadakan peringatan hari kemerdekaan, dan anehnya hal ini baru terpikirkan setelah upacara selesai, maksud saya baru terpikirkan setelah tanggal 17 Agustus. Karena memang saat itu bersamaan dengan bulan puasa dan idul fitri.
Melihat kondisi desa yang sepertinya kurang bersemangat, akhirnya pemuda Kalipucang Kulon Welahan Jepara mengadakan lomba dan pentas musik dengan persiapan yang sangat minim sekali, masih ingat sekali saat itu pemuda kalipucangkulon hanya memiliki waktu 4 hari untuk mempersiapkan semua keperluan acara peringatan hari kemerdekaan ini. Bisa sobat bayangkan kan?? waktu 4 hari pemuda kalipucang kulon harus mempersiapkan acara di tengah tengah para pemuda juga harus bekerja dan menjalankan aktifitasnya sehari hari.

Untuk menjalankan dana yang ada dan agar semua elemen masyarakat terpuaskan, acarapun terbentuk 3 sesi, yaitu Perlombaan anak anak, Musik Band dan Orkes Dangdut. Nah, seperti judul post ini yang kita garis bawahi disini adalah Musik Band yang terbentuk sangat mendadak, dan group band ini di beri nama Gaharu Band oleh gitaris selaku komandan band. Dengan persiapan 4 hari Band ini harus menampilkan 4 buah lagu. Yah, meskipun ngga 100% seperti yang di rencanakan tapi acara peringatan hari kemerdekaan bulan lalu ini berjalan dengan sangat meriah dan bisa memuaskan semua lapisan masyarakat di kalipucangkulon.
Sumber : Blogger Jepara

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

WISATA ALAM PULAU PARANG KARIMUN JAWA

Sebuah pulau impian yang terletak di paling ujung utara pulau jawa, tersimpan sebuah keindahan alam yang masih alami. Terumbu karang, pantai, kebun kelapa, hasil bumi yang melimpah ruah, sumber air tawar yang baik, membuat pulau ini memiliki daya tarik yang khas. Akan tetapi masih belum dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Pulau yang memiliki ketenangan dari hingar bingarnya kota, merupakan tempat wisata untuk melepas kerinduan alam Indonesia yang indah.

Perjalanan ke Pulau Parang Karimun Jawa dapat ditempuh dari pelabuhan pantai Kartini Jepara dan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang sekitar 8 jam. Jarak yang lumayan jauh tak akan terasa karena dalam perjalanan akan terhibur dengan gugusan pulau Karimun Jawa. Disamping itu ada kerumunan kelompok ikan lumba-lumba yang bermain-main yang seolah-olah ingin mengantarkan kita ke pulau impian.


Kami adalah team biro wisata yang akan memandu dan memfasilitasi perjalanan liburan anda ke pulau Parang. Bagi anda yang jenuh dengan pekerjaan atau rutinitas setiap hari. Pulau Parang merupakan tempat yang paling cocok untuk mepaskan penat. Kesejukan suasana yang damai akan membawa anda pada ketenangan jiwa. Lambaian nyiur pohon kelapa seolah-olah membuang strees anda. Nyanyian angin sepoi-sepoi akan membawa pikiran anda santai dan rilex. Air tawar pulau sesejuk air surga, karena di tengah laut hanya pulau kami yang mampu menyeediakan air tawar yang berlimpah.

Keindahan biota laut tak kalah indahnya dengan Raja Ampat Papua dan tak kalah cantik dengan kepulauan Maladewa. Pantai pasir putih seperti mutiara. Penduduk yang ramah dan masih memiliki adat istiadat kearifan lokal. Ikan target memancing yang masih melimpah karena zona inti masih terjaga dengan baik. Dan masih banyak keindahan yang tak dapat kami sampaikan dengan kata-kata seperti pulau impian yang jauh disana.Pulau kami adalah anugrah Tuhan Yang Maha Esa yang merupakan perpaduan dari semua eloknya pulau-pulau di Indonesia.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS